Postingan

Menampilkan postingan dengan label Travel

Desa Wisata Tak Sekadar Kepuasan, tapi Pengalaman

Gambar
Salah satu alasan mengapa wisatawan ingin menikmati pedesaan, karena ingin merasakan suasana kehidupan masyarakat lokal. Wisatawan yang mencari pengalaman pelesiran semacam itu akan berkunjung ke desa wisata. Pelesiran mengunjungi desa wisata memungkinkan pelancong merasakan denyut kehidupan masyarakat. Pengelola Desa Wisata Pentingsari Doto Yogantoro berbagi cerita ihwal pengembangan serta potensi pedesaan. "Pariwisata bergeser dari wisata massal, ke wisata alternatif, dan sekarang ke wisata pedesaan," katanya, Sabtu, 21 Desember 2019. Doto berbagi cerita itu saat menghadiri Forum Silaturahmi Aceh Meusapat dalam Dialog Pembangunan Pariwisata di Jakarta Pusat. Asal mula pengembangan desa wisata, menurut dia, sepenuhnya harus mengutamakan peran masyarakat setempat. "Wisatawan tinggal di rumah penduduk, homestay, yang dijual adalah pengalaman," ucapnya. Ia menambahkan, wisatawan yang mengunjungi desa wisata ingin utuh menikmati suasana pedesaan. Menurut dia, pengemb…

Memukau, Desa Ini Memang Pantas Jadi Desa Wisata Pertama

Gambar
Sebuah desa yang masih terikat dengan adat yang hidup berabad-abad, biasanya memiliki keunikan tersendiri. Begitulah Desa Penglipuran, yang memegang teguh konsep Tri Hita Karana, filosofi masyarakat Bali mengenai keseimbangan hubungan antara Tuhan, manusia ,dan lingkungannya. Desa ini meraih berbagai penghargaan nasional dan internasional. Menurut Kementerian Paraiwisata dan Industri Kreatif, Desa Penglipuran Kabupaten Bangli ini, menjadi desa wisata pertama di Indonesia. Penetapannya dilakukan pada 1995. Berjalan-jalan di Desa Penglipuran, wisatawan bisa mendapati rumah-rumah berarsitektur Bali tradisional. Desa ini juga bersih. Saking bersihnya, tak ada tong sampah di halaman rumah warga desa. Pada tahun itupula Desa penglipuran meraih Kalpataru karena usahanya melindungi kawasan hutan bambu.
Mereka menjalankan dan melestarikan budaya tradisional Bali di kehidupan mereka sehari-hari. Arsitektur bangunan dan pengolahan lahan masih mengikuti Tri Mandala, yang dibagi dalam tiga area: …